In House Training (IHT) dan Sarasehan Pembelajaran Mendalam SMK Negeri 1 Pringapus
Pringapus, 21 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat kompetensi pendidik dan mendukung implementasi Program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK), SMK Negeri 1 Pringapus menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) dan Sarasehan Pembelajaran Mendalam. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian pelaksanaan skema pembelajaran mendalam (deep learning) yang menjadi fokus utama pengembangan sekolah sepanjang tahun 2025.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 21 Oktober 2025 di Laboratorium Fashion Show SMK Negeri 1 Pringapus, diikuti oleh seluruh guru SMK Negeri 1 Pringapus, baik guru kejuruan dari tiga jurusan—Desain Produksi Busana (DPB), Teknik Otomotif (TO), dan Desain Komunikasi Visual (DKV)—maupun guru mata pelajaran umum. Para peserta duduk berkelompok sesuai dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) masing-masing untuk memudahkan diskusi dan kerja kolaboratif selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala SMK Negeri 1 Pringapus, Bapak Amar Ma’ruf Fakrudin, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah penguatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam yang berorientasi pada pengalaman belajar bermakna dan pengembangan karakter siswa.
“Pembelajaran mendalam bukan sekadar penyampaian materi, tetapi proses menumbuhkan kesadaran, karakter, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Melalui kegiatan ini, kita semua sebagai pendidik diharapkan mampu terus beradaptasi dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan zaman,” tutur Bapak Amar dalam sambutannya.
Sesi pertama kegiatan diisi oleh Bapak Andang Fitriyadi, S.E., M.Si., Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Jawa Tengah, selaku narasumber utama. Dalam materinya, beliau mengangkat tema tentang “Guru yang Adaptif dan Mampu Menyesuaikan dengan Tantangan Pendidikan Masa Kini.”
Beliau menekankan bahwa guru SMK di era saat ini harus memiliki kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi, perubahan karakter siswa generasi Z, serta dinamika dunia kerja yang terus bergerak cepat. Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga fasilitator yang mampu menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dunia nyata.
“Guru harus mampu membaca perubahan zaman. Adaptif, kreatif, dan kolaboratif adalah kunci utama agar pembelajaran di SMK tetap relevan dengan dunia industri dan masyarakat saat ini,” ujar Bapak Andang dalam paparannya.
Sesi ini memberikan banyak inspirasi kepada para guru untuk terus memperbarui strategi mengajar, memanfaatkan teknologi, dan mengembangkan metode pembelajaran yang menarik serta kontekstual.
Sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan dari Ibu Yuliana, S.Pd., Pengawas Pembina SMK Kabupaten Semarang, yang membawakan materi bertema “Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Pembuatan Rencana Pembelajaran Mingguan (RPM).”
Dalam penjelasannya, beliau memaparkan secara sistematis mengenai filosofi, tahapan, dan strategi implementasi pembelajaran mendalam di lingkungan SMK. Menurutnya, pembelajaran mendalam harus mengintegrasikan tiga aspek utama, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik, dengan menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam proses belajar.
Beliau juga menekankan pentingnya penyusunan RPM yang selaras dengan pendekatan deep learning, di mana setiap kegiatan belajar diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan refleksi diri.
“RPM bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi peta arah bagi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna. Di dalamnya harus tampak keterkaitan antara kompetensi, aktivitas belajar, dan capaian karakter siswa,” jelas Ibu Yuliana dalam sesi pelatihan.
Para peserta kemudian diajak untuk mendiskusikan dan menyusun contoh RPM berbasis pembelajaran mendalam sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Suasana kegiatan tampak hidup dengan adanya pertukaran ide dan pengalaman antar-MGMP.
Sebagai penutup kegiatan, dua perwakilan MGMP mempresentasikan hasil rancangan Rencana Pembelajaran Mingguan (RPM) yang telah disusun selama kegiatan berlangsung.
Dua mata pelajaran yang terpilih untuk presentasi adalah Matematika dan Bahasa Jawa. MGMP Matematika memaparkan bagaimana konsep pembelajaran mendalam dapat diimplementasikan melalui kegiatan problem-based learning yang menantang siswa berpikir analitis. Sementara itu, MGMP Bahasa Jawa mempresentasikan pendekatan pembelajaran yang menumbuhkan nilai budaya dan karakter melalui proyek literasi dan karya kreatif berbasis kearifan lokal.
Kedua presentasi tersebut mendapat apresiasi dan masukan konstruktif dari narasumber serta rekan guru lainnya. Momen ini menjadi ajang refleksi bersama bahwa setiap mata pelajaran, baik umum maupun kejuruan, memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan pembelajaran mendalam sesuai konteksnya masing-masing.
Kegiatan IHT dan Sarasehan Pembelajaran Mendalam ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan SMK PK Skema Pembelajaran Mendalam Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh SMK Negeri 1 Pringapus. Melalui kegiatan ini, sekolah menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas guru sebagai motor utama pembelajaran vokasi.
Seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan—mulai dari penyelarasan dengan dunia industri, pelatihan penyusunan kredensial mikro, hingga sarasehan pembelajaran mendalam—menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi teknis, tetapi juga pada penguatan karakter dan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK Negeri 1 Pringapus menegaskan tekadnya untuk terus menjadi lembaga pendidikan vokasi unggul yang melahirkan guru profesional, pembelajaran bermakna, dan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Oleh Divisi Sosial Media SMKN 1 Pringapus
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
AURA 26 SMKN 1 PRINGAPUS
PRINGAPUS — Suasana di SMK Negeri 1 Pringapus tampak berbeda pada tanggal 27 April hingga 6 Mei 2026. Energi positif, hilir mudik siswa yang antusias, serta gemuruh kreativitas me
PERAN GURU BAHASA JAWA
Guru Bahasa Jawa memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menjaga dan melestarikan budaya Jawa di kalangan generasi muda. Bahasa Jawa bukan hanya alat komunikasi,
KARTINI SMKN 1 PRINGAPUS
Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia. Beliau dikenal
Peran Guru Bahasa Indonesia dalam Dunia Pendidikan
Guru Bahasa Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kemampuan berbahasa dan berpikir siswa. Bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana untuk m
PENGUMUMAN KELULUSAN TAHUN 2026
PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS XII TAHUN 2026 Berikut kami sampaikan pengumuman kelulusan , silahkan klik pranala di bawah ini KLIK UNTUK MELIHAT PRNGUMUMAN KELULUSAN Mohon Perhati
Mengenal lebih jauh : SMK N 1 PRINGAPUS
SMK Negeri 1 Pringapus merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang berada di Kabupaten Semarang. Sekolah ini didirikan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang Nomor 0768a/C5
Mengenal Lebih Dekat Jurusan Teknik Otomotif SMK N 1 Pringapus
Jurusan Teknik Otomotif di SMK N 1 Pringapus merupakan salah satu jurusan yang mempelajari tentang kendaraan bermotor, mulai dari cara kerja mesin, perawatan, hingga perbaikan kendaraan
MENGENAL JURUSAN TATA BUSANA
Jurusan Tata Busana merupakan salah satu jurusan yang ada di SMK Negeri 1 Pringapus yang berfokus pada keterampilan di bidang fashion dan pembuatan pakaian. Jurusan ini bertujuan untuk
MENGENAL JURUSAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) merupakan salah satu jurusan yang ada di SMK N 1 Pringapus yang berfokus pada penyampaian pesan melalui media visual. Jurusan ini bertujuan untuk
REKAPITULASI PENGGUNAAN DANA BOS 2025 SMK N 1 PRINGAPUS
REKAPITULASI PENGGUNAAN DANA BOS 2025 SMK N 1 PRINGAPUS