MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK KELAS X TO SMK N 1 PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG DALAM MENGEMBANGKAN ENERGI TERBARUKAN DI LINGKUNGAN SEKITAR
Lokasi
SMK N 1 PRINGAPUS
Lingkup Pendidikan
SMK KELAS X TO 2
Tujuan yang ingin dicapai
Peserta didik mampu mengembangkan energy terbarukan di lingkungan sekitar dengan model pembelajaran Problem Based Learning
Penulis
LAELA KISWOROWATI, S.Pd
Tanggal
6 Januari 2023
Situasi:
Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.
- Kondisi yang menjadi latar belakang masalah ini terjadi adalah:
- Sebagian besar siswa masih rendah dalam mengungkapkan idenya mengenai energi terbarukan dilingkungan sekitarnya
- Guru kurang menyiapkan media pembelajaran yang bervariasi untuk menstimulus siswa
- Strategi dan metode yang diberikan guru kurang tepat
- Guru kurang membuat kegiatan pembelajaran yang menarik untuk siswa
- Berdasarkan kajian literatur, wawancara teman sejawat, wawancara pakar maka permasalah yang ada dapat dirumuskan bahwa yang menjadi latar belakang masalah adalah Model pembelajaran yang digunakan belum memakai model pembelajaran yang inovatif dan kontekstual.
Maka dari itu sebagai guru, guru harus melakukan inovasi dalam merancang serta mengembangkan perangkat pembelajaran, baik dari segi metode, model, media pembelajaran, sehingga Guru bisa menerapkan model pembelajaran yang tepat, sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai.
- Praktik baik dalam kegiatan pembelajaran ini penting untuk dibagikan kepada orang lain karena diharapkan dapat memberikan referensi bagi guru dalam upaya meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik serta mengoptimalkan desain pembelajaran yang kreatif dan inovatif dan pada akhirnya dapat mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran.
- Peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini adalah sebagai guru dalam mengidentifikasi permasalahan yang terjadi selama proses belajar mengajar di kelas dan mencari solusi dari permasalahan tersebut. Serta sebagai penyusun desain pembelajaran inovatif yang berpusat pada peserta didik sekaligus pelaksana kegiatan pembelajaran yang sudah dirancang guna mengatasi masalah-masalah dalam pembelajaran yang sudah diidentifikasi sebelumnya dan merealisasikan tujuan yang ingin dicapai.
Tantangan :
Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat
Tantangan yang ditemukan yakni diantaranya :
- Persiapan kelas yang extra tenaga, waktu dan pikiran
- Panel surya yang menggunakan sinar matahari terkendala cuaca yang sering hujan
- Proses pengambilan video yang terkendala mic kadang mati
- Masih ada peserta didik dalam kelompok yang kurang aktif dalam kegiatan diskusi karena kurang kerjasama dan kurang peduli
- Masih ada peserta didik yang belum percaya diri untuk mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas
- Masih rendahnya minat baca dan numerasi peserta didik
Yang terlibat dalam Praktik Pengalaman Lapangan yang saya lakukan diantaranya yaitu:
- Dosen dan Guru Pamong Dosen yaitu Bapak Sigit Ristanto dan guru pamong Bapak Suhari yang sangat berperan penting dalam pelaksanaan praktik pembelajaran yang saya lakukan, karna dengan bimbingan serta masukan yang diberikan sehingga semua dapat terlaksana dengan baik dan sesuai harapan.
- Kepala Sekolah Bapak Imam Syafi’i juga sangat berperan penting dalam pelaksanaan praktik pembelajaran yang saya lakukan karena sudah memberikan izin dan mendukung sepenuhnya kepada saya untuk mengikuti PPG dan pada saat saya PPL juga memberikan izin untuk menggunakan kelas.
- Teman Sejawat Ibu Rizka sebagai observer
- Peserta didik kelas X TO 2 sebagai subyek
- Siswa DKV sebagai kameramen
Aksi :
Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
- Solusi menyusun perangkat pembelajaran yang terdiri dari RPP, LKPD, Media, Asesmen dan Bahan Ajar
- Model pembelajarannya menggunakan Problem Based Learning
- Metode pembelajaran menggunakan diskusi, praktikum dan presentasi
- Langkah-langkah pembelajaran
Pendahuluan : dimulai salam, berdoa, cek kehadiran, memberikan apersepsi , menyampaikan pertanyaan pemantik dan tujuan pembelajaran.
Kegiatan inti :
- orientasi masalah (dengan menayangkan video energi terbarukan)
- Mengorganisasi peserta didik ( membagi menjadi 6 kelompok)
- Membimbing penyelidikan (guru memantau dan membimbing kegiatan praktikum dan diskusi kelompok)
- Mengembangkan dan menyajikan karya ( setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya)
- Menganalisis dan mengevaluasi pemecahan masalah ( guru mengevaluasi pemecahan masalah dan memberi penguatan)
Penutup : Refleksi, kesimpulan, assasmen formatif, menyampaikan materi pertemuan selanjutnya, salam penutup
- Yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu guru IPAS, peserta didik X TO 2, dan 2 peserta didik DKV sebagai kameramen
- Sarana dan prasarana : ruang kelas, proyektor, laptop, internet, kamera, paket kipas angin panel surya, bahan ajar, LKPD
- Link video pembelajaran
https://www.youtube.com/watch?v=vVtMtA0J-DQ
Refleksi Hasil dan dampak
Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut
- Setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning maka peserta didik mengalami perubahan cara belajar, mereka lebih bersemangat, semakin aktif dan sangat antusias dalam pembelajaran. Peserta didik juga semakin terampil dalam diskusi dan presentasi dalam kelompok.
- Penggunaan media pembelajaran yang berbasis TPACK dalam bentuk video yang ditampilkan dalam slide powerpoint memudahkan peserta didik dalam mempelajari dan memahami materi, lebih bersemangat dan tidak cepat bosan. Sehingga keaktifan dan kemampuan berpikir analisis peserta didik dapat ditingkatkan.
- Respon rekan guru IPA sebagai observer, secara keseluruhan sudah dapat mengkondisikan kelas dengan baik dan menjadikan peserta didik dapat terlibat secara aktif.
- Faktor keberhasilan pembelajaran ini ditentukan dari penguasaan guru terhadap model dan metode pembelajaran, media pembelajaran dan langkah langkah pelaksanaan dalam rancangan RPP yang telah dibuat. Keberhasilan ini dibuktikan dengan keaktifan peserta didik meningkat saat melakukan praktikum, peserta didik sangat antusias saat alat yang disusun berhasil digunakan (kipas angin dapat berputar), dan tes formatif 29 dari 35 siswa sudah tuntas.
- Pembelajaran yang bisa diambil dari proses dan kegiatan yang sudah dilakukan oleh guru yakni dapat menjadikan guru lebih kreatif dan inovatif dalam memilih dan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan indikator materi pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KARTINI SMKN 1 PRINGAPUS
Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia. Beliau dikenal
Peran Guru Bahasa Indonesia dalam Dunia Pendidikan
Guru Bahasa Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kemampuan berbahasa dan berpikir siswa. Bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana untuk m
PENGUMUMAN KELULUSAN TAHUN 2026
PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS XII TAHUN 2026 Berikut kami sampaikan pengumuman kelulusan , silahkan klik pranala di bawah ini KLIK UNTUK MELIHAT PRNGUMUMAN KELULUSAN Mohon Perhati
Mengenal lebih jauh : SMK N 1 PRINGAPUS
SMK Negeri 1 Pringapus merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang berada di Kabupaten Semarang. Sekolah ini didirikan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang Nomor 0768a/C5
Mengenal Lebih Dekat Jurusan Teknik Otomotif SMK N 1 Pringapus
Jurusan Teknik Otomotif di SMK N 1 Pringapus merupakan salah satu jurusan yang mempelajari tentang kendaraan bermotor, mulai dari cara kerja mesin, perawatan, hingga perbaikan kendaraan
MENGENAL JURUSAN TATA BUSANA
Jurusan Tata Busana merupakan salah satu jurusan yang ada di SMK Negeri 1 Pringapus yang berfokus pada keterampilan di bidang fashion dan pembuatan pakaian. Jurusan ini bertujuan untuk
MENGENAL JURUSAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) merupakan salah satu jurusan yang ada di SMK N 1 Pringapus yang berfokus pada penyampaian pesan melalui media visual. Jurusan ini bertujuan untuk
REKAPITULASI PENGGUNAAN DANA BOS 2025 SMK N 1 PRINGAPUS
REKAPITULASI PENGGUNAAN DANA BOS 2025 SMK N 1 PRINGAPUS
Merayakan Dedikasi Tanpa Batas Peringatan Hari Guru Nasional di SMKN 1 Pringapus
Pagi itu, Selasa, 25 November 2025, lingkungan SMKN 1 Pringapus terasa berbeda. Langit biru membentang sempurna tanpa sehelai awan pun menghalangi, sementara sinar matahari yang hangat
Puncak Kreativitas Siswa SMKN 1 Pringapus 2025: Sehari yang Menghidupkan Semangat, Karakter, dan Kolaborasi
Pagi itu, Rabu 19 November 2025, langit di atas SMKN 1 Pringapus tampak cerah seolah ikut menyambut salah satu hari terpenting bagi siswa-siswi sekolah ini: Puncak Kreativitas Siswa. Se